Monday, October 9, 2017

Pengertian atau Definisi Ethernet Card (Lan Card)

Definisi Ethernet Card atau Lan Card

Ethernet Card atau Lan Card adalah alat yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan jaringan. Ada beberapa jenis port koneksi yang dapat digunakan. Jika didesain untuk kabel jenis coaxial maka konektor yang dipakai adalah konektor BNC (Barrel Nut Connector atau Bayonet Net Connector).
Namun jika didesain untuk kabel Twisted Pair maka konektor yang dipakai adalah konektor RJ-45.

Seiring dengan perkembangan teknologi masa kini, perkembangan ethernet card telah menjadi gigabit ethernet. Teknologi ini telah mencapai 10 Gbps. Suatu teknologi yang sangat membantu dalam membangun jaringan komputer masa depan, yang sangat membutuhkan kecepatan akses yang tinggi. Kecepatan ini sangat mendukung untuk semua aplikasi jaringan yang ada, seperti audio, video, multimedia dan conference.

Teknologi gigabit sudah mulai dapat dirasakan tidak hanya pada server saja, end user pun sudah dapat merasakannya. Dengan ditambahkannya perangkat jaringan I Gbps pada setiap komputer baru termasuk beberapa merk notebook juga telah menggunakannya. Kecepatan 10 Gbps digunakan untuk jaringan backbone saja.

Teknologi ini mendukung kecepatan 10, 100, 1.000 Mbps. Dengan kata lain, kecepatan itu dapat otomatis digunakan tanpa menambah peralatan lagi, cukup menyediakan switch/hub yang mendukung kecepatan 10, 100, 1.000 Mbps. Sisanya jika ingin kecepatan I Gbps, kartu jaringannya diganti dengan yang mendukung I Gbps. Jika tidak, teknologi yang lama masih bisa digunakan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Gigabit Ethernet menawarkan alternatif dengan memanfaatkan jaringan kabel tembaga yang telah terpasang. Hal ini tentunya akan mengurangi cost yang cukup signifikan dalam pembangunan jaringan komputer.

Secara garis besar, Gigabit Ethernet menawarkan dua sisi keuntungan yaitu lower cost dan pemanfaatan existing copper wiring. Faktor lower cost dengan melihat cost untuk perangkat interface/port 100 Base TX umumnya masih berbasis port untuk kabel serat optik, 50% masih lebih tinggi harganya dibandingkan dengan harga port berbasis kabel tembaga. Sementara dari sisi existing copper wiring, jaringan serat optik sebagai inside wiring menggantikan kabel UTP/STP. Tentunya menjadi suatu cost yang baru, apabila dibandingkan dengan memanfaatkan kabel UTP/STP yang ada.
Load disqus comments

0 comments